Situs Sejarah Kabupaten Bojonegoro

Kabupaten Bojonegoro memiliki luas sejumlah 230.706 Ha, dengan jumlah penduduk sebesar 1.176.386 jiwa merupakan bagian dari wilayah propinsi Jawa Timur dengan jarak ± 110 Km dari ibukota Propinsi Jawa Timur. Topografi Kabupaten Bojonegoro menunjukkan bahwa di sepanjang daerah aliran sungai Bengawan Solo merupakan daerah dataran rendah, sedangkan di bagian Selatan merupakan dataran tinggi disepanjang kawasan Gunung Pandan, Kramat dan Gajah.

Secara geografis Bojonegoro terletak pada 111º25′ dan 112º09′ BT dan 6º59′ dan 7º37′ LS

Di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Tuban. pada sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Lamongan, pada sisi selatan berbatasan dengan Kabupaten Madiun, Nganjuk dan Jombang, sedangkan di sisi bagian barat berbatasan dengan Kabupaten Ngawi dan Blora (Jawa Tengah).

Bojonegoro memiliki segudang tinggalan sejarah yang cukup menarik, mulai dari geologi-paleontologi, dengan ditemukannya berbagai macam fosil.

Temuan arkeologi prasejarah hingga klasik pun juga melimpah, mulai dari adanya struktur batu bata, berbagai temuan permukaan seperti pecahan gerabah, pecahan keramik, manik-manik, batu prasasti, lumpang batu, hingga bangunan pada masa Belanda pun masih terdapat di Kota Bojonegoro.

Akan tetapi semua itu belum bisa dimanfaatkan secara optimal, karena memang masih belum banyak yang bisa terungkap tentang sejarah Bojonegoro sendiri secara lengkap dan detail. Selain itu juga masih maraknya perdagangan benda-benda purbakala serta penggalian secara ilegal menyebabkan makin minimnya data yang ada. Untuk itulah perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat luas terutama para pelajar akan arti pentingnya cagar budaya.

Seharusnya kita bisa memelihara cagar budaya di daerah kita,karena tinggalan masa lalu suatu saat akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita semua.

Baca Juga Dari Penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.