Petilasan Prabu Angling Darma di Bojonegoro

Harus diakui kalau objek wisata sejarah bangsa kita masih kurang mendapat perhatian serius dari masyarakat dan pemerintah. Sebenarnya tak terhitung jejak-jejak (situs) bersejarah yang tersebar Bojonegoro ini. Dinas kebudayaan dan pariwisata yang terkait dalam hal ini harus proaktif untuk melakukan pendataan kembali.

Saya yakin dari sekian banyak situs yang bernilai sejarah itu pasti memiliki potensi besar untuk menggaet wisatawan. Kalau Negara Mesir saja bisa meraih devisa melalui objek wisata sejarahnya. Mengapa bangsa kita belum bisa secara maksimal mendayagunakan warisan sejarah sebagai objek wisata yang handal dan tentunya menarik bagi wisatawan.

14218518971476309382
Seperti ini petilasannya?

Perbaikan sarana dan prasarana penunjang seperti jalan menuju situs bersejarah, tempat ibadah, warung kuliner dan toilet harus segera dibangun guna meningkatkan kenyamanan para wisatawan.

Juru pelihara objek wisata sejarah perlu mendapatkan pendidikan dan latihan khusus serta jangan lupa bahwa kesejahteraan mereka juga harus tetap diperhatikan selain warisan sejarah itu sendiri.

Terdorong oleh rasa penasaran akan kisah Prabu Angling darma yang terkenal itu, saya mencoba melakukan penyusuran ke Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Tepatnya di Desa Wotangare petilasan Angling darma berada.

14218520212068460959
Masih seperti ini jalan setapak menuju petilasan Angling darma

Masing-masing daerah biasanya memiliki cerita rakyat seputar tokoh atau pendiri daerah itu. Salah satunya yang bisa  dengar adalah legenda Prabu Angling darma dari Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Cerita tentang Prabu Angling darma semakin populer manakala sekitar tahun 2002 sebuah stasiun televisi swasta mencoba memproduksi sinetron laga bertemakan kisah kepahlawanan tokoh tersebut.

Tayangan sinetron Angling darma saat itu banyak penikmatnya. Anak-anak bahkan orang dewasapun selalu merindukan tayangan tokoh yang diidolakannya itu. Apalagi sang pemeran merupakan aktor ganteng berpostur tegap. Penampilan sang aktor seolah membius dan membuat penikmatnya berangan-angan serta mencoba membayangkan sosok Angling darma yang sebenarnya.

14218521581302753815
Halaman parkir untuk kendaraan wisatawan, sarana ibadah, toilet dll belum ada!

Ketokohan dan kisah kepahlawanan Prabu Angling darma tak hanya muncul di sinetron TV saja. Angling darma memang benar-benar pernah ada. Beberapa daerah di Jawa Tengah dan Barat saling mengklaim kalau Angling darma merupakan pahlawan daerahnya. Konon di daerah-daerah yang mereka klaim itu juga memiliki jejak Angling darma. Mana yang benar? Hanya Tuhan jualah yang tahu!

Namun masyarakat Jawa Timur pada umumnya juga sangat meyakini kalau Prabu Angling darma memang menjadi tokoh cikal bakal berdirinya Kota Bojonegoro yang kala itu bernama “Bojanagara”. Di Desa Wotangare, Kalitidu-Bojonegoro itulah jejak (petilasan) Angling darma berada.

1421852312384031397
Petilasan Angling darma berkelambu

Penasaran dengan legenda Angling darma bisa saja mendatangi petilasan beliau. Namun tak perlu kaget, petilasan atau jejak peninggalan Prabu Angling darma itu berada di tengah-tengah area persawahan milik warga Desa Wotangare.

Saat bertandang jangan terkecoh karena kesulitan menemukan jalan masuk menuju situs petilasan. Jalan ini merupakan jalan pematang sawah namun ukurannya sedikit lebar. Nelangsanya lagi jalan setapak itu menjadi becek bila musim hujan tiba seperti sekarang ini.

Di sisi lain akan merasa puas memandangi persawahan warga yang luas dan menghijau. Persis di depan padepokan, akan melihat dua gapura yang ukurannya cukup besar. Persis di depan gapura masuk padepokan terlihat hamparan persawahan milik warga. Padepokan ini nyaris tak memiliki halaman parkir kendaraan roda 2.

Bila berkunjung ke petilasan Angling darma biasanya pengunjung termasuk saya menempatkan kendaraannya di halaman depan depan gapura yang ukurannya hanya cukup untuk parkir 1 atau 2 sepeda motor saja.

14218524671643168309
Pak Mudji yang menemani saya saat itu

Siang itu suasana petilasan nampak sepi. Juru pelihara sedang tidak ada di tempat. Hanya Pak Mudji, seorang petani yang setia menemani dan mengantar saya sampai ke petilasan. Saya mencoba memberanikan diri memasuki kain kelambu yang membungkus petilasan Angling darma itu, sementara Pak Mudji duduk-duduk di lantai padepokan.

Biasanya sebuah petilasan atau jejak meninggalkan benda-benda purbakala berupa arca, batuan purbakala atau bahkan sebuah candi. Namun berbeda dengan petilasan Angling darma ini. Hanya potongan-potongan batu bata kuno saja yang saya lihat di dalam kelambu itu.

Sebagai warga asli Desa Wotangare, Pak Mudji mengaku tak banyak tahu tentang petilasan Angling darma ini. Sedikit ironis memang, sebagai warga asli saja mengaku tak tahu cerita rakyat setempat apalagi saya yang hanya pengunjung petilasan itu.

Berdasarkan cerita yang Pak Mudji dengar dari nenek moyangnya terdahulu, Angling darma ini seorang raja yang bukan saja gagah berani dan sanggup menaklukkan musuh-musuhnya dengan mudah. Beliau juga memiliki kesaktian yang unik yakni mengerti perkataan hewan.

14218526331392079284
Suasana mendung saat saya mendatangi petilasan Anglingdarma

Menurut catatan sejarah yang saya gali dari Mbah Google diketahui kalau Prabu Angling darma itu masih cucu keturunan Raja Jayabaya, seorang raja yang sangat terkenal dengan ramalannya itu. Jayabaya pernah memerintah Kerajaan Kadiri (Kediri) di Jawa Timur. Dengan “aji ginengnya” itu, beliau sanggup mengerti pembicaraan hewan.

Kini jejak peninggalan beliau nyaris tak ada, hanya beberapa potongan bata purbakala yang terletak di tengah area persawahan warga Desa Wotangare. Mau tak percaya bagaimana, buktinya pemerintah daerah setempat juga sangat meyakini dan mengakui kalau Kota Bojonegoro memang menjadi asal raja yang ketokohannya ini dijadikan serial sinetron.

Penulis : Mawan Sidarta

Baca Juga Dari Penulis

Comments

Loading...