Makam Bupati Bojonegoro Yang Tak Terjamah

Satu lagi peninggalan sejarah di Bojonegoro yang tak terawat dengan baik, yaitu makam Bupati RT. Surowiloyo yang terdapat di Desa Ngraseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Pada makam ini terdapat 7 makam, diantaranya makam Bupati RT Surowiloyo, putra dan putrinya serta panglima perangnya, akan tetapi istrinya tidak terdapat di makam ini.

Makam ini hanya berupa tumpukan batu bata yang berukuran besar. Bupati RT Surowiloyo adalah seorang Bupati Jipang yang berkuasa pada tahun 1705-1718 M, pada masa itu Bojonegoro masih bernama Jipang Panolan, setelah Jipang berubah nama menjadi Rajekwesi pada tahun 1741, baru pada tahun 1828 berubah menjadi Bojonegoro.

Di sisi selatan atau di seberang  makam sang Bupati terdapat makam yanga sama, menurut juru kunci makam tersebut termasuk pengikut Bupati RT Surowiloyo. Kondisinya juga sama hanya berupa  tumpukan batu bata yang berukuran besar.

Kondisi ini sangat berbeda dengan makam Bupati Hario Matahun yang letaknya berada kurang lebih  hanya 100 m di selatan makam Bupati RT Surowiloyo, makam ini sangat terawat dan telah di pugar oleh Bupati HM Santoso pada tahun 2005.

Bupati Hario Matahun adalah Bupati Rajekwesi yang memerintah pada tahun1741-1743 M. Sama halnya dengan komplek makam Bupati RT Surowiloyo, pada komplek makam ini selain terdapat makam Bupati Hario Matahun, juga terdapat makam putra-putra sang bupati beserta para pengikutnya bahkan embannya pun juga di makamkan disini. Dan makam istri sang bupati juga tidak terdapat di dalam komplek makam ini. Menurut juru kunci makam sang istri berada di luar kota Bojonegoro.

sumber : www.desangraseh.blogspot.com

Baca Juga Dari Penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.