Kota Kecil yang Bernama Bojonegoro

terminal bojonegoroBojonegoro. satu kota kecil yang terletak di jalur tengah menuju surabaya. berbatasan dengan Cepu dan Blora di barat. Lamongan di Timur, Nganjuk di Selatan dan Tuban di Utara.

Kota yang diapit oleh kota kota lainnya dengan potensi alam dan wisata yang mampu memberikan dan meningkatkan pendapatan daerah untuk wilayahnya, misalnya Lamongan yang sudah berbenah diri dengan adanya areal wisata Wisata Bahari Lamongan (WBL). Tuban dengan potensi wisata religi ke klenteng peninggalan dan jejak dari penyebaran etnis cina di pantura serta Semen Gresik yang memberikan geliat tersendiri bagi perekonomian tuban, Dan Cepu yang sejak dulu terkenal dengan pusat pertamina serta terdapat sekolah pertamina.

Bojonegoro ?! kota yang tak begitu memiliki potensi alam dan hampir sekarat serta tak ada perkembangan ekonomi yang cukup membanggakan. 10 tahun sudah aku meninggalkan kota ini dan saat aku kembali, aku melihat sebuah aura perubahan yang cukup signifikan mulai dari perbaikan dan mempercantik diri untuk wilayah kota. mulai berfungsinya taman kota walaupun dengan aktifitas yang sangat membosankan.

Perubahan untuk mempercantik diri selain karena beberapa kali mendapatkan penghargaan adipura yang untuk saat ini bisa aku katakan hanya sebagai sebuah simbolisasi saja tanpa makna plus mulai digembar gemborkannya pengeboran minyak dengan jumlah barel yang cukup besar dan di klaim sebagai salahsatu cadangan sumber minyak alam untuk masa depan.

Eksplorasi awal yang telah dilakukan oleh Exxon Mobile dan Petrocina di wilayah Bojonegoro secara tidak langsung telah memberikan perubahan dalam tingkat ekonomi dan gaya hidup masyarakatnya. Kota yang awalnya tak lebih sebagai pusat produksi tembakau dan penghasil jati unggul di jawa mulai beralih dan memberikan perhatian lebih pada dunia pertambangan.

Gaya hidup yang dahulu hanya mengenal pasar tradisional dan toko toko kelontong kini mulai merambah pada gerai gerai indomaret yang hampir bisa ditemui di setiap sudut kota.Masyarakat yang dulu hanya mengenal bravo sebagai satu satunya toserba kini mulai merambah ke Giant. sebuah perubahan yang cukup membuat mata blingsatan karena tak lebih bagaikan sebuah euforia, kondisi yang hanya mampu dicicipi oleh kalangan menengah ke atas dan tidak untuk kalangan menengah ke bawah yang seolah hanya menjadi penonton di wilayah sendiri.

Kota yang tak pernah terdengar gaungnya saat tidak ada banjir, tiba tiba kini menjadi pembicaraan hangat di negara asal exxon mobile. Blok cepu seolah menjadi primadona dan itu mengakibatkan semakin banyaknya expatriat yang berada di kota kecil. Hiruk pikuk globalisasi pun mulai merambah kota kecil ini. Setiap malam menjelang, komunitas punk, komunitas sepeda, komunitas motor membaur menjadi satu dan warung warung kecil yang menyediakan kopi serta makanan kecil bertebaran di sekeliling taman kota dan setiap sudut jalanan protokol.

Toh, kondisi tersebut tidak menyentuh akar rumput yang memang masih berbasis pada pertanian dan masih banyak masyarakat yang berprofesi sebagai petani gurem. Perubahan penggunaan tata guna lahan pertanian menjadi pertambangan lambat laun juga akan memberikan dampak bagi masyarakat akar rumput. kenapa? ketika tak ada keahlian yang dimiliki selain bertani, itu akan menyulitkan masyarakat saat lahan mereka beralih fungsi menjadi pertambangan. Uang ganti rugi lahan tidak akan mampu bertahan lama jika pola konsumtif dan pemanfaatan dana yang tidak tepat diterapkan.

A small town it called Bojonegoro. telah mengalami perubahhan yang cukup pesat. Toh, perubahan itu tidak diikuti oleh perbaikan infrastruktur jalan yang bisa menekan biaya produksi dan mampu meningkatkan daya jual hasil pertanian masyarakat.

Fokus pada pertambangan juga bisa dilihat dari pembangunan rumah sakit international yang hanya berjarak sekian meter dari pengeboran petrocina, yang apabila dikaji dari amdal kurang proporsional, dan pada akhirnya rumah sakit itu masih terbengkalai.

Bagaimanakah pertambangan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat akar rumput yang tak memiliki keahlian lain selain pertanian?! merubah pola kebiasaan sebuah komunitas tidak membutuhkan waktu yang sedikit dibutuhkan waktu berpuluh puluh tahun sedangkan contoh tingkat kegagalan sinergi antara pertambangan, analisa dampak lingkungan,tingkat pencemaran lingkungan, perubahan ekonomi masyarakat sudah terserak di seantero belahan Indonesia mulai dari sabang sampai merauke. mulai dari PT. Arun, Newmont hingga Freeport.

Tidak bermaksud mendeskreditkan dunia pertambangan namun mencoba untuk mengajak semua pihak mengkaji dan mempersiapkan perubahan perubahan yang terjadi jika terdapat perubahan mata pencaharian bagi masyarakat awam.

Belajarlah dari kesalahan Newmont, sehingga bisa meminimalkan tingkat kesalahan yang sama.

by. Neena

Baca Juga Dari Penulis

Comments

Loading...