Kader IPPNU Bojonegoro

Mendengar kata prestasi pasti Rekanita tidak heran lagi dengan gadis yang akrab dipanggil Afifah ini. Yuhuu, gadis yang mempunyai nama lengkap Nurul Afifah Marwatin, lahir di Kedewan Bojonegoro 16 tahun silam tepatnya  03 September 1996 dari pasangan H. Ali Murtadho dan Hj. Siti Rahmah.  Gadis desa yang cerdas, aktif dan kreatif yang merupakan salah satu pengurus IPPNU anak cabang Kedewan – Bojonegoro – Jawa Timur, telah berhasil meraih prestasi sejak dia duduk di bangku SD (Sekolah Dasar) hingga sekarang ia duduk di bangku SMA (Sekolah Menengah Atas).

Tidak hanya prestasi akademik yang dia raih, beberapa organisasi juga telah dia geluti. Dia mengaku menggeluti dunia organisasi sejak kelas VI SD. Mulai dari ketua kelas hingga sekarang menjadi Sekretaris II di OSIS SMA N 1 Bojonegoro. Yap, sekolah nomor satu di Kabupaten Bojonegoro yang telah mencetak lulusan yang bisa menembus PTN terkemuka di Indonesia. Tahun ini saja sekolah ini berhasil memperoleh hasil Ujian Nasional peringkat ke-2 propisnsi Jawa Timur dan masuk ke dalam 10 besar nasional. Nah, tak heran jika Afifah juga terus berprestasi. Mulai dari pertama dia pernah menjadi juara 1 olimpiade Matematika di kecamatannya, meskipun tingkat kecamatan ini menjadi awal yang menakjubkan.

kader kecil ipnu

Selanjutnya dia terus dan terus aktif mengikuti lomba-lomba sejenis. Dan dia berhasil memperoleh juara III Cerdas Cermat antar SD. Tidak hanya prestasi akademik yang dia raih. Ternyata gadis penggemar mie ayam ini juga pernah ikut serta menjadi peserta voly tingkat SD dan berhasil meraih juara II antar SD. Hingga akhirnya dia mengakhiri riwayatnya di bangku SD dengan meninggalkan prestasi sebagai juara II perolehan hasil UASBN di daerahnya.

Afifah meninggalkan kampung halaman dan mengenyam pendidikan di SMP N 1 Bojonegoro sebagai tempat untuk menimba ilmu, dengan tetap dibarengi nyantri di pondok pesantren Ihyaus Sunnah Pacul Bojonegoro sebagai tempat tinggalnya untuk menghabiskan waktu belajar agama. Wauauuu  udah sekolah di SMP favorit yang tentunya tidak mudah untuk mempertahankan prestasi, masih juga dibarengi belajar di pesantren. Sepeda polygon warna coklat susu setia menemani Afifah dalam kesehariannya. Hingga akhirnya pada tahun 2010 dia berhasil menyabet juara II dalam Lomba Cipta Elektroteknik Nasional dengan judul “TABUNG PENGUMPUL GAS METANA UNTUK KOMPOR BERBAHAN BAKAR ECENG GONDOK”. yang diadakan Mahasiswa Teknik Elektro Institut Teknologi Surabaya (ITS) .

Selain itu sejak kelas 1 SMP ia selalu menduduki ranking 10 besar. Mulai dari ranking 4, 5, 6 lalu pada kelas 2 semester II ia berhasil menjadi ranking 1 hingga akhir masa SMP. Selain itu ia juga berhasil masuk ranking 15 besar hasil Try Out Airlangga. Sejak dulu gadis yang mempunyai cita-cita menjadi cendikiawan muslim di bidang exact, selalu aktif dalam pembelajaran. Mulai sering bertanya dan menjawab pertanyaan. Gadis ini suka sekali dengan yang namanya diskusi. Ada saja kata-kata yang dia ungkapkan untuk mempertahankan argumennya. Pembawaan tersebut bahkan masih diteruskan hingga dia duduk di bangku SMA. Yap, sekarang Afifah menimba ilmu di SMA nomor satu di Kabupaten setempat, yaitu SMA N 1 Bojonegoro dan duduk di kelas X. Yap, gadis yang kerap dijuluki Miss Galau ini aktif di berbagai organisasi di sekolahnya, mulai dari OSIS sampai SKI (Sie Kerohanian Islam). Kegiatan ekstrakulikuler juga dia geluti, bergabung dalam Kelompok Ilmiah Remaja, sekarang Miss Galau ini gabung dalam ekstrakurikuler tari.

Sampai saat ini miss galau tercatat dua kali mengikuti kursus bahasa Inggris di Pare Kediri, jadi udah gak heran lagi kalau status facebook 99% menggunakan bahasa Inggris. Nah, yang tidak kalah pentingnya  yaaa bulan ini Afifah mengikuti seleksi Olimpiade Bahasa Inggris Tingkat Nasional yang diadakan oleh American Corner Universitas Muhammadiyah Malang. Dan  nanti akan dipilih 250 siswa di seluruh Indonesia untuk mengikuti seleksi selanjutnya. Doakan Afifah ya Rekanita. Gadis yang demen banged lagu mellow selain mendalami bahasa Inggris saat ini di SMA N 1 Bojonegoro juga sedang belajar bahasa Jepang.

Berbagi Motto nih buat Rekanita“ Janganlah sesekali kamu mengira bahwa kamu lebih buruk dari orang lain, sedang kenyataannya kamu jauh lebih baik darinya”. Satu lagi dari Afifah “Don’t judge a book by It’s cover”. Okeh Rekanita,

Dalam rangka tahaddus binni‘mah . semoga bermanfaat . amin

ipnu bojonegoro

Selamat belajar, berjuang dan bertakwa.

Baca Juga Dari Penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.